logo
logo icon

AiKnow

Regulasi, Peluang Bisnis, atau Tuntutan Masa Depan?

Perubahan iklim telah mengubah cara perusahaan menjalankan bisnis. Pengelolaan emisi karbon kini bukan lagi sekadar isu lingkungan, tetapi telah menjadi bagian dari strategi bisnis, kepatuhan regulasi, dan daya saing di pasar global.

Seiring berkembangnya kebijakan seperti Bursa Karbon Indonesia (IDXCarbon), pajak karbon, hingga Carbon Border Adjustment Mechanism (CBAM) di Uni Eropa, perusahaan dituntut mampu mengukur, melaporkan, dan mengelola emisi gas rumah kaca (GRK) secara akurat. Perusahaan yang tidak siap berisiko menghadapi biaya tambahan, kehilangan peluang pendanaan, bahkan mengalami hambatan akses ke pasar ekspor.

Di sisi lain, investor dan lembaga keuangan kini semakin mempertimbangkan aspek Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam pengambilan keputusan. Pelaporan emisi yang mengacu pada standar seperti GHG Protocol, ISO 14064, ISO 14067, GRI, dan TCFD menjadi bukti komitmen perusahaan terhadap transparansi dan keberlanjutan, sekaligus mengurangi risiko greenwashing.

Namun, tantangan terbesar bukan hanya memahami regulasi, melainkan mampu menghitung emisi karbon secara benar dan mengubah data tersebut menjadi strategi bisnis yang efektif. Banyak perusahaan masih kesulitan menyusun inventarisasi emisi, menentukan sumber emisi terbesar, hingga merancang roadmap pengurangan emisi yang realistis.

Di sinilah peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi faktor kunci.

Melalui Pelatihan Forest Carbon Accounting, peserta akan mempelajari konsep dan praktik penghitungan emisi gas rumah kaca, penyusunan inventarisasi karbon, pengukuran stok karbon, analisis data, hingga penyusunan laporan yang mengacu pada standar internasional. Peserta juga akan memahami bagaimana data karbon dimanfaatkan untuk mendukung kepatuhan regulasi, implementasi strategi ESG, pengembangan proyek karbon, serta pengambilan keputusan bisnis berbasis data.

Ikuti pelatihan yang dirancang secara praktis dan aplikatif serta dilengkapi dengan Sertifikasi Kompetensi BNSP sebagai bukti kompetensi yang diakui secara nasional. Dengan SDM yang kompeten dan tersertifikasi dapat membantu membangun kapasitas internal dalam menghadapi tuntutan pengelolaan emisi dan transisi menuju bisnis berkelanjutan.